profile

Design Abroad

Design Abroad is a place where I can share about works and remote works as a designer in a more personal way behind the door of social media.

Featured Post

Pentingnya karakter gigih saat cari kerja remote

Pentingnya karakter gigih saat cari kerja remote Photo by Mykyta Kravčenko on Unsplash Terlepas dari judul newsletter ini. Saya nemu kutipan bagus di salah satu blog Medium uxdesign.cc yang relate banget dengan saya; I’m in my 40s (okay, I’m 48), and my ambitions have shifted over time. Trying to find my voice and build a personal brand as a designer on 𝕏, Linkedin and other platforms feels a lot like a teenage identity crisis. Ya bener juga, itu yang saya rasain. Waktu saya sering share itu...

a close up of a cell phone with the google logo in the background

Kerja remote bukan soal nemu dimana Pertanyaan yang kerap kali salah soal kerja remote Sebetulnya wajar pertanyaan itu biasanya dan bisa saja spontan keluar. Di DM juga kemarin ada yang tanya. Pertanyaan itu sudah umum bahkan saya udah pernah post koq di IG. Saya juga pernah sih dulu nanya sekali tapi ke salah 1 developer yang lebih dulu kerja remote. Tapi dipikir-pikir menyesal juga itu pertanyaan yang walau wajar namun agak cenderung terkesan malas. Walau belum tentu karena malas juga, sih....

Drone flying in the winter

Silent Moment dulu untuk dunia tech Tech Winter dan kejatuhan big tech lokal Photo by Giovanni Mocellin on Unsplash Sebelumnya saya mohon maaf dulu,... di newsletter sebelumnya banyak typo hehe, tapi sudah saya perbaiki di link artikel blog nya. Seingetku memang saya sedang agak terburu-buru mau berangkat dengan keluarga setelah sibuk chat mengurusi jadwal mentoring 1 on 1 untuk besok senin nya di Jobhun.id. Harusnya sih memang dicek ulang ya, sebelum buru-buru berangkat. Anyway, ini juga...

a man doing presentation on stage with excited's expression

Presentasi yang berhasil Fokus pada yang orang lain butuhkan Btw, biasanya weekend ya update newsletter. Qodarulloh, weekend sibuk beresin kerjaan freelance. Photo by Mushvig Niftaliyev on Unsplash Di tempat kerja remote saya ada program berupa tugas presentasi giliran per minggu. Jadi tiap Senin kami video call, semacam stand up meeting. Walaupun kalau team product saya ini dari luar, bukan dari tim inti internal. Jadi yang hadir kebanyakan tim yang tidak satu tim ketika kerja di...

layar macbook sedang video call dengan team kerja remote

Kerja remote, lebih mudah yang sudah ada orang Indonesia-nya atau belum ada? Photo by Chris Montgomery on Unsplash Ini semua relatif. Tapi kalau secara logika dan rata-rata, ... bisa jadi yang sudah ada orang Indonesia-nya tentunya yang lebih mudah atau mempermudah proses. Karena saya lihat sendiri di tempat-tempat kerja lain. Namun belum tentu juga jika belum rezeki nya kita atau rezekinya pure sama orang-orang negara luar murni seperti saya. Saya pernah melamar ke yang sudah ada orang...

a designer work as a UI Designer in front of his screen on the desk

Jadi generalis, lebih ada tawaran kerja lagi dan lagi & ketika diajak balik lagi +Plus UI/UX dibanding Marketing Design & Branding enak mana Image from Unsplash Beberapa hari lalu saya sempat terlintas ide untuk ngonten soal ini di IG, dan karena berdasarkan pengalaman, pendapat (which perlu effort lebih nulisnya) dan bakal agak panjang kalau formatnya IG, jadi lebih baik ditulis di newsletter aja. Setelah saya nulis soal pengalaman gimana dalam waktu berdekatan qodarulloh di-approach 3...

Mau kerja remote berarti perhatikan apa yang pekerja luar negeri lakukan. Berdasarkan pengalaman dan efektifitasnya Bukan berarti orang lokal atau orang lokal yang kerja remote itu kualitasnya lebih rendah, bukan. Tapi kita juga selain memang mau ngga mau liat dari sisi kualitas, juga dari sisi kebiasaan dan trendnya. Btw biasanya newsletter ini siang dishare 2 minggu sekali buat yang baru aja subscribe barangkali ngga tau. Tapi qodarulloh siang ini saya pusing kepala hehe...tapi sudah...

A long row of flags on poles next to a road

Design Abroad Nov 2nd How to get approached by 3 companies w/ the offer letter when you already have a job during this tech winter ↓ Seperti postingan pada IG, topik ini akan ditulis di newsletter. Ditunda dari minggu lalu karena qodarulloh sakit, tertular cacar air dari anak dan sekolahnya. Kebetulan saya belum pernah kena. Tapi bagi yang sudah dewasa dan belum kena, ngga usah khawatir, tidak semenyeramkan yang dibilang Google, justru kita lebih bisa kontrol diri daripada anak-anak, gatalnya...

AI menolong kerjaan Untuk teks dan referensi konten Qodarulloh newsletter ini kemarin hilang gitu aja karena automatis save nya ngga jalan di Convert Kit ini (sekarang namanya 'Kit'). Tapi sekarang sepertinya jalan, saya perhatiin di ujung kanan bawah, kedip-kedip 'saved' 😮💨, Sekarang saya nulis ulang dari nol dengan kata-kata yang baru lagi. Jadi minggu lalu saya ngerjain branding untuk aplikasi baru, brand baru untuk parenting ibu muda di Jerman. Awalnya saya bikin logo tapi tak kunjung...

Adab & Empati ketika kerja remote, ditulis dengan huruf custom font dengan graffity style

Adab & Empati ketika kerja remote Saling berempati dan menghargai Tiap tempat kerja baik itu remote dan tidak, pasti ada kekurangan dan kelebihan. Qodarulloh, saya selama bekerja merasa kalau kerja remote ke negara luar sering dihargai dari hal-hal kecil daripada waktu kerja di lokal. Walaupun saya juga pernah kerja sama orang luar tapi kantornya di lokal. Entah gimana, mungkin ada kalanya 'rasa jauh' membuat manusia menjadi lebih respek ketimbang terlalu dekat. Ucapan Terima Kasih Saya...